Dikatain Sok Suci

Ditawarin rokok, maaf saya gak ngerokok, apa katanya “sok suci” gak dateng ke acara nikah yang ada musiknya, apa katanya “sok suci” gak punya temen akhwat, apa katanya “sok suci” gak mau salaman sama akhwat, apa katanya “sok suci” pakai cadar dibilang “sok suci” kita hidup dimana terbiasa dengan yang tidak sunnah, sehingga saat kita mau mengamalkan sunnah, dibilangnya “sok suci” seharusnya orang model kaya’ gini ngaca dulu, kalau seorang yang mengamalkan sunnah dibilang “sok suci” la antum sudah suci? kok ngatain kami “sok suci” sebenarnya yang sok suci itu antum, yang ngatain kami sok suci.

Biarlah kami yang mengamalkan sunnah dikatain “sok suci” la antum “sok maksiat” menganggap remeh Allah dan Rasulnya, antum kira Allah menurunkan syariat cuma main-main, antum kira ancaman neraka dari Allah dan RasulNya itu cuma isapan jempol?

Kami bukan sok suci, tapi kami berusaha untuk tidak menambah dosa-dosa kami dengan hal-hal yang antum anggap sok suci itu. Kami mengamalkan sunnah bukan untuk antum, tapi agar Allah ridho kepada kami. Kami ingin bertemu Allah dalam keadaan Allah ridho, kami ingin bertemu Rasulullah ﷺ dalam keadaan Beliau ﷺ tersenyum kepada kami. Kalau antum gak suka ya silahkan.. Kami hanya ingin menjadi orang yang beruntung, yang dikatakan Rasulullah dalam hadits :

بدأ الإسلام غريبا وسيعود كما بدأ غريبا فطوبى للغرباء

Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang asing tersebut” [HR. Muslim] dari sahabat Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu.

Sedih emang, terasing, dikucilkan, dianggap aneh, dikatain sesat, sok suci, dikatain Islam garis keras, biarlah orang berkata apa, tetaplah genggam sunnah, amalkan sunnah, tidak masalah walaupun menyelisihi kebanyakan orang, tapi jangan menyelisihi Allah dan RasulNya, tujuan kita hidup bukan untuk membuat orang-orang itu suka, kita beribadah bukan untuk membuat orang-orang itu suka, tapi untuk mencari keridhoan Allah..

Gak ikut tahlilan kematian “sesat nih orang” gak dzikir bareng ba’da sholat “sesat nih orang” gak ikut doa berjamaah setelah sholat “sesat nih orang” dzikir langsung pulang, negerjain sholat sunnah di rumah “sesat nih orang” padahal kalau kembali ke Qur’an dan Hadits Nabi ﷺ, mereka itulah yang menyelisihi sunnah.

Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits shahih :

يأتي علي الناس زمان القابض علي دينه كالقابض علي الجمر

Akan datang pada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh dengan agamanya seperti orang yang menggemgam bara api” [HR. Tirmidzi] dari sahabat Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu.

Biarkanlah mereka mencela, mengolok-olok, menyindir, mengghibah, senyumin ajalah.. Tetaplah genggam bara api, wahai orang asing, dan jangan lupa doakan kebaikan bagi orang yang mencelamu, tetaplah beramal, istiqomah di jalan yang haqq ini, celaan tidaklah mengurangi apapun darimu, melainkan hanya menambah derajatmu di surga,

Mengamalkan sunnah itu berat, surga itu mahal, ini haram, itu haram, Rasulullah ﷺ berkata :

حفت الجنة بالمكاره و حفت النار بالشهوات

Surga diliputi oleh perkara-perkara yang dibenci dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat” [Muttafaq ‘Alaih] dari sahabat Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu.

Rasulullah ﷺ juga berkata dalam hadits yang shahih :

الدنيا سجن المؤمن و جنة الكافر

Dunia penjara bagi orang mu’min dan surga bagi orang kafir” [Shahih Muslim] dari sahabat Abu Hurairah rodhiyallah ‘anhu.

Walaupun engkau hanya sendiri, gigitlah sunnah itu, dan saatnya pulang nanti, semoga kita bisa bertemu dengan Allah dalam keadaan Allah suka kepada kita, insyaAllah..

Advertisements

2 thoughts on “Dikatain Sok Suci

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s