Acara Nikah di Desa Liberia

Alhamdulillah..

Akan datang zaman kata Rasulullah ﷺ dimana umat Islam mengikuti generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, bahkan kalau umat yang diikuti tersebut masuk ke lubang dhob (biawak) pasti kalian akan mengikutinya. Itulah yang terjadi saat ini.

Acara nikah yang ada di kampung ana lebih mirip diskotik, daripada sunnahnya. Sangat banyak pelanggaran syar’i, kemaksiatan, yang dianggap biasa, sungguh Allah gak akan ridho dengan acara nikah yang model kaya’ gitu, acara nikah yang lebih mirip Nashoro ataupun Yahudi, daripada Islamnya. Para ulama yang terkumpul dalam Lajnah Da’imah mengatakan haram hukumnya datang ke acara nikah yang ada kemaksiatan di dalamnya. Berikut beberapa kemaksiatan acara nikah di kampung ana :

Menentukan hari nikah

Banyak dari orang tua kalau mau nentuin acara nikah anaknya, harus cari dukun dulu, tanggal ini sial, hari ini sial, gak boleh bulan syawal, jelas ini adalah kesyirikan, dan ini adalah pelanggaran syar’i. Bahkan ada dari orang tua yang manggil pawang hujan, hal ini bisa menyebabkan kekufuran, karena memintah kepada selain Allah.

من أتى كاهنا أو عرافا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزلعلى محمد

Barangsiapa mendatangi dukun, atau tukang ramal, lalu membenarkannya, maka berarti ia telah kufur kepada apa yang telah diturunkan kepada Muhammad” [Musnad Ahmad] Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu.

Pra wedding

Banyak tuh calon pengantin yang harus foto pra wedding dulu, sebelum nikah. Ini jelas kebodohan, sebelum akad, berarti belum sah sebagai suami istri. Foto pra weddingnya gendong-gendongan, berpelukan, ciumuan, naudzubillah.. Kenapa gak bikin adegan suami-istri pra wedding sekalian? Dan sebagian dari foto pra wedding tersebut di pajang di acara nikah, ini jelas pelanggaran syar’i.

ﺇﻥ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺼﻮﺭ ﻳﻌﺬﺑﻮﻥ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻭﻳﻘﺎﻝ ﻟﻬﻢ ﺃﺣﻴﻮﺍ ﻣﺎ ﺧﻠﻘﺘﻢ

Sungguh pembuat gambar-gambar akan diadzab pada hari kiamat, dan akan dikatakan kepada mereka hidupkanlah apa yang kalian ciptakan” [Bukhori, Muslim] Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhu.

Mubadzir

Allah mengatakan pemborosan adalah temennya syaithon, banyak di kampung ana yang undangan nikahnya seharga 20000/lembar. 20000×200= 4jt, cuma dibaca terus dibuang di sampah. Kalau 4jt itu disedekahkan di panti asuhan atau semisalnya, tentu akan lebih bermanfaat. Undangan cukup kertas HVS, terus difotokopy. Undangan kan cuma berapa detik dibaca, terus dibuang, gak perlu yang mahal.

إن المبذرين كانوا إخوان الشياطين

Sesungguhnya pemborosan itu adalah temannya syaithon” [Al-Isra 27]

Pengantinnya dipajang

Pengantin di kampung ana, sudah kaya’ SPG, dipajang dilihatin para lelaki hidung belang, kakek-kakek, om-om, para banci, bahkan tangannya disalamin oleh semua tamu undangan. Sungguh disediain palu sama paku, terus pengantinnya diketok pakai paku di kepalanya, itu lebih baik daripada menyentuh yang bukan mahram.

ﻷﻥ ﻳﻄﻌﻦ ﻓﻲ ﺭﺃﺱ ﺭﺟﻞ ﺑﻤﺨﻴﻂ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺪ ﺧﻴﺮ ﻣﻦ ﺃﻥ ﻳﻤﺲ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻻ ﺗﺤﻞ ﻟﻪ

Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya” [HR. Thobrani] dari sahabat Ma’qil bin Yasar rodhiyallahu ‘anhu.

Ikhtilath

Ini sudah tidak bisa dihindari, bercampur baurnya lelaki dan perempuan, dengan pakaian yang terbuka, dengan wanitanya yang memakai minyak wangi semerbak, dengan dandanan wanitanya yang menor-menor. Ini jelas menebar syahwat dan hawa nafsu.

أيما امرأة استعطرت فمرت على قوم ليجدوا من ريحها فهي زانية

Perempuan yang memakai minyak wangi, lalu melewati sekumpulan lelaki agar mereka mencium bau wanginya, maka perempuan tersebut adalah pelacur” [An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad] Abu Musa Al-Asy’ari rodhiyallahu ‘anhu.

Musik

Ini juga kemaksiatan yang besar dalam acara nikah, terkadang wanita dengan pakaian sexy, bernyanyi, berlenggok, dengan rok mini, bahkan anak kecil pada ngelihatin pahanya, mungkinkah Allah ridho dengan acara nikah model kaya’ gitu?

ﻟﻴﻜﻮﻧﻦ ﻣﻦ ﺃﻣﺘﻲ ﺃﻗﻮﺍﻡ، ﻳﺴﺘﺤﻠﻮﻥ ﺍﻟﺤﺮ ﻭﺍﻟﺤﺮﻳﺮ، ﻭﺍﻟﺨﻤﺮ، ﻭﺍﻟﻤﻌﺎﺯﻑ

Sungguh benar akan datang di kalangan umatku kelompok orang yang menghalalkan kemaluan (zina), sutera, khomer dan alat-alat musik.” [Shahih Bukhori] Abu Malik Al-Asy’ari rodhiyallahu anhu.

Dugem

Dalam acara nikah biasanya sekitar jam sebelasan malam, ada acara dugem, dengan musik yang keras. Hal ini membuat orang terganggu, gak bisa tidur karena biasanya dugem ini sampai pagi hari. Kasian orang yang sudah tua, anak yang seharusnya tidur, gak bisa tidur karena suara keras. Dugem ini adalah kebiasaaan orang kafir dan dalam syari’at dilarang menyerupai orang kafir.

ﻣﻦ ﺗﺸﺒﻪ ﺑﻘﻮﻡ ﻓﻬﻮ ﻣﻨﻬﻢ

Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka” [HR. Abu Daud] dari sahabat Abdullah bin ‘Umar rodhiyallahu ‘anhu.

Bagaimana Allah ridho dengan acara nikah yang banyak kemaksiatan di dalamnya, ingat yang namanya dosa ibarat minum racun, tahu ataupun gak tahu di dalam gelas ada racunnya, tetap saja ada efeknya. Bisa jadi dengan acara nikah yang model kaya’ gitu Allah takdirkan punya anak yang nakal, bisa jadi sumai-istri bertengkar terus, dan hal-hal buruk lainnya.

Allah ‘Azza wajalla berfirman :

فليحذر الذين يخالفون عن أمره أن تصيبهم فتنة أو يصيبهم عذاب أليم

Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul, takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” [An-Nuur 63]

Allah ‘Azza wajalla berfirman :

أيحسب الإنسان أن يترك سدى

“Apakah manusia mengira, bahwa ia kan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggung jawaban?” [Al-Qiyama 36]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s