Apa sih Enaknya Dugem?

Dugem? sorry, itu bukan gue banget. Dari dulu sampai sekarang gue itu gak suka dengan yang namanya dugem atau joget-joget yang gak jelas. Suara musik yang sangat keras udah membuat gue gak nyaman, apalagi sambil joget, La hawla wala quwwata illa billah..

Tapi anehnya hampir semua pemuda seusia gue, hampir semuanya suka dengan yang namamya dugem. Entah yang muslim atau bukan, cewek atau cowok semuanya antusias dengan yang namanya dugem. Acara dugem ini biasanya dimulai jam 11 malam, sampai pagi. Mereka yang dugem biasanya gak sholat subuh lagi. Dugem di kampung ana biasanya di adain pas ada acara pernikahan atau semacamnya.

Acara dugem ini lebih banyak mudorotnya daripada manfaatnya, banyak tuh cowok-cowok sebelum dugem pasti mabok dulu, kalau ditanya katanya “supaya nanti jogetnya lebih berani..” Nah kalau udah mabok gini, biasanya nih cowok-cowok ujung-ujungnya tawuran, gebuk-gebukan, dan parahnya lagi ada juga yang bacok-bacokan. Kalau udah kayak gitu pasti diantara cowok-cowok tersebut ada yang nginep di kantor polisi.

Dugem itu sebenernya kebiasaan orang kafir yang disukai oleh kebanyakan pemuda saat ini. Sebagian mereka sebenarnya udah tau kalau dugem itu hukumya haram di dalam syariat, tapi tetep aja ngeyel gak mau berhenti dan mala bangga katanya “gak gaul kalau gak dugem” Gaul sih gaul, tapi gak harus ngerelahin diri masuk neraka. Maksiat kok dibanggain? naudzubillah..

Dari Ibnu Umar rodhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits hasan riwayat Sunan Abu Daud :

من تشبه بقوم فهو منهم

Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.

Intinya dugem itu kan kebiasaan orang kafir, nah kalau lho ikut-ikutan dugem berarti lho dalam satu sisi mirip sama orang kafir tersebut. Kebiasaan dugem wajib untuk ditinggalin, lebih baik kan sholat malem, daripada dugem yang jelas-jelas gak ada gunanya, dan hanya menambah koleksi dosa. Banyak kejadian abis dugem pulang pagi, kecelakaan terus mati. Nah.. Kalau sudah kayak gitu mau gimana? Jangan sampai kita mati dalam keadaan bermaksiat, menyesal pun tiada berguna. Rasulullah ﷺ Bersabda dalam hadits shahih :

من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه

Diantara bagusnya keislaman seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya” [HR. Tirmidzi] Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu.

Jelaslah diantara bagusnya, eloknya, baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya. So tinggalkan yang namanya dugem.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s