Hati Gue Rentan


Kemarin sehabis sholat isya gue di ajak keluar oleh temen kerja gue, katanya mau diajak nemenin cukur rambut. Dengan semangat gue langsung mengiyakan ajakan tersebut. Gue pun langsung minjam motor ke bos. Sangking semangadnya gue pun cepat-cepat mengambil motornya, tapi pada saat itu gue lupa mengunci pintu. Karena terburu-buru mau pergi. Saat pas di depan pintu terdengar suara bruak!! ternyata motor bos yang gue parkir ambruk.

Ambruknya motor tersebut membuat semangad gue untuk pergi menjadi down, dan entah mengapa tubuh gue terasa lemes banged. Gue pun dimarahi oleh bos, bos gue berkata dengan bahasa jawa: “iku no kwe la markir motor ora pener” gue pun cuma bisa diam, karena emang gue yang salah.

image

Motor Yamaha Fino yang gue ambrukin.

Setelah itu gue memutuskan untuk menyuruh temen gue yang bawah motor, sedangkan gue duduk di belakang. Saat kejadian itu, hati gue mulai merasa kacau/gak karuan dan rasa bersalah gue seakan muncul terus-menerus. Di dalam hati gue berkata: “ya Allah, ya Allah tenangkanlah hati gue” kalimat itulah yang ada di hati gue sampai akhirnya gue dan temen gue nyampe ke tempat cukur rambut.

Temen gue langsung pangkas rambut, sedangkan gue menunggu di luar dengan keadaan gelisa gak karuan. Saat itu pikiran gue terbagi dua dan saling berinteraksi :

Pikiran 1 : “Hey Ardy lho kan cuma ambrukin motor doank, ngapain dipikirin? lagian kan motornya gak ada yang lecet, so santai ajah..”

Pikiran 2 : “Iya juga yah.. padahal kan cuma kejadian gitu doank, tapi mengapa gue jadi gak tenang dan merasa bersalah gini?”

Pikiran 1 : “Ardy, Ardy.. lho kan dari dulu emang gitu, lho itu terlalu menakutkan sesuatu yang sebenarnya hanya biasa bagi orang lain. Hati lho itu rentan dan sangad sensitif, jadi santai aja kali, toh semuanya akan baik-baik saja.”

Dari percakapan diri gue dengan gue di atas gue baru sadar ternyata gue orangnya emang sangad rentan dan sensitif, gue terlalu menganggap serius apa yang di katakan orang ke gue, hati gue emang gak bisa melihat orang susah. Gue emang kayak gituh orangnya..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s