Traveling to Bungin Beach


Minggu pagi gue langsung bersihin motor, setelah sebelumnya Hendro datang ke rumah dan mengajak untuk pergi ke salah satu tempat wisata yaitu Pantai Bungin. Sebelum berangkat, sebenarnya gue berniat ingin mengajak Agung, Anjas, Rian, dan Firman tetapi karena mereka berempat gak bisa jadi hanya gue, Jhun, Hendro, dan Stinky yang fix pergi ke Pantai Bungin.

Sehabis cuci motor gue pun langsung mandi, sarapan dan bersiap pergi ke rumah-nya Jhun. Sesampainya di rumah-nya Jhun, ternyata Stinky juga sudah ada di situ dan sedang sarapan dengan Jhun. Mereka berdua pun bergegas sarapan dan mengambil beberapa botol fanta untuk di bawah. Gue dan mereka berdua langsung menuju ke rumah-nya Hendro yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumah-nya Jhun.

Ketika sampai di rumah-nya Hendro. Kami ngobrol-ngobrol ringan di depan rumah-nya, sambil menunggu dia ganti pakaian. Karena sudah mulai panas kami pun bergegas berangkat, tanpa pakai helm dan kaca spion pun tidak terpasang haha..

Saat sampai di Mongkonai kami pun mampir dahulu ke pertamina untuk mengisi bahan bakar, takutnya nanti kalau di perjalanan kehabisan bahan bakar, kan bisa repot sendiri hehe.. Isi bahan bakar pun selesai dan kami pun langsung tancap gas. Biasanya sih kami gak ngebut kalau bawah motor, tetapi karena jalannya yang sangat lebar dan jauhnya tempat yang kami tuju maka kami mutuskan untuk ngebut, tapi masih dalam batas normal.

Di tengah-tengah perjalanan yang pada saat itu sangat panas, ada seorang pengemudi motor yang mengalami kecelakaan dan hanya bisa terbaring di pinggir jalan sambil merintih kesakitan. Jhun dan Stinky langsung berhenti dan melihat orang itu dari dekat, sedangkan gue dan Hendro hanya melihat dari kejauhan. Orang-orang pun sangat ramai melihat orang yang mengalami kecelakaan tersebut. Setelah kejadian itu pun kami langsung mengurangi kecepatan saat mengendarai motor.

Setelah 2 jam perjalanan akhirnya kami pun sampai di Pantai Bungin, sebelum masuk kami diharuskan membayar dengan harga Rp. 5000. Lelah dan letih pun terbayar ketika kami memasuki Pantai Bungin, pantai yang sangat indah yang tedapat pulau kecil di tengahnya yaitu pulau Molosing. Jika ingin ke pulau tersebut maka kami diharuskan membayar Rp. 15.000/orang.

Karena masih sangat panas kami pun memutuskan untuk duduk-duduk dahulu sejenak di atas motor sambil meminum fanta yang kami bawah dari rumah. Mungkin ada sekitar 1 jam kami duduk-duduk sambil menyaksikan ribuan orang yang sedang mandi di pantai. Orang-orang pun tidak berhenti berdatangan sehingga Pantai Bungin pada saat itu terasa sesak dan penuh dengan orang-orang dari berbagai daerah.

Kemudian kami memutuskan untuk jalan-jalan mengelilingi pinggir Pantai Bungin dan berhenti di bawah pohon untuk berteduh dari panasnya terik matahari yang sangat menyengat. Kemudian kami pun berlari menikmati indahnya pantai sambil cengengesan kayak orang gila, haha.. Saat lagi jalan di pinggir pantai kami pun bertemu tukang foto keliling, dan kami memutuskan untuk berfoto. Tapi sayang gue gak punya file fotonya jadi gak bisa gue publish di sini.

Terik matahari yang sangat panas membuat perut kami pun menjadi keroncongan, sehingga kami pun langsung mencari kantin terdekat untuk mengisi perut. Waktu sampai di kantin pun kami membeli pisang goreng, kalau gak salah harganya sih Rp. 15.000/porsi. Karena di kantin tersebut tempat makannya penuh, jadi kami memutuskan untuk memakan pisang goreng tersebut di tempat kami memarkir motor. Nyam-nyam kami melahap pisang goreng tersebut dengan nikmat, karena memang pisang gorengnya tuh enak banged apalagi dimakan pakai sambel. Hadew.. rasanya tuh lezat banged, hanya beberapa saat pisang goreng tersebut pun langsung habis kami lahap.

Perut pun kenyang dan waktu mulai sore, sehingga matahari sudah tidak terlalu terik lagi. Kami langsung melepas sepatu dan ganti baju. Walaupun banyak orang kami nekad ganti baju, haha.. Setelah ganti baju kami pun langsung berlari ke arah pantai dan langsung melompat ke air, dengan suasana hati yang sangat senang akhirnya kami semua pun mandi di pantai tersebut.

Waktu mandi di pantai Jhun bertemu dengan temannya dari Bilalang, temannya tersebut meminjam kacamata-nya Jhun. Namun ketika kami lagi asyik-asyiknya mandi, temannya Jhun tersebut menghilang entah kemana? Dengan otomatis kacamata-nya Jhun pun ikut hilang di bawah oleh temannya yang dari Billalang tersebut.

Karena airnya yang sangat seger kami pun melanjutkan mandi walaupun mata gue perih, tapi tetap lanjut.. haha.. Gue pun mengambil bambu yang terapung di air lalu menaikinya, gue jadiin pengapung dan gue mainin bareng Stinky dan Hendro, sedangkan Jhun masih sibuk mencari kacamata-nya yang dibawah temannya.

Lagi asyik-asyiknya mandi, ada seorang cewek yang kakinya tersambar baling-baling perahu. Sehingga orang-orang berlarian untuk melihat cewek tersebut, sehingga suasana di Pantai Bungin pun menjadi mencekam. Stinky dan Hendro pun langsung berlari melihat cewek tersebut, sedangkan gue dan Jhun masih mandi di pantai. Tapi tidak lama karena gue dan Jhun pun segera berhenti mandi dan menepi.

Beberapa saat kemudian Hendro dan Stinky memanggil kami untuk makan. Ternyata orang tuanya Hendro pun pergi ke bungin dan mengajak kami untuk makan, karena orang tuanya Hendro membawah makanan lebih. Tetapi kami hanya makan sedikit gak sampai habis, karena makanan kami terkena debu pasir dari pengendara motor bodoh yang memaksakan motor-nya lewat di pasir-pasir, sehingga debu-nya pun masuk ke makanan kami.

Setelah itu kami pun kembali ke pantai, tapi kami tidak mandi melainkan bergabung main bola bareng dengan anak-anak yang ada di deket pantai tersebut. Kami pun main sepak bola dengan anak-anak tersebut dengan membagi menjadi 2 team. Gue dan Hendro satu team, sedangkan Stinky dengan Jhun. Kami pun main bola dengan seruh, dan yang kalah buka baju, haha..🙂

image

Suasana Pantai Bungin di sore hari.

Sungguh hari yang sangat menyenangkan dalam hidup gue, bisa travelling ke Pantai Bungin bareng temen-temen. Karena sudah sore, sehabis main bola kami pun bergegas pulang ke rumah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s