Seni Musik Instrumental Bolaang Mongondow


image

Dari sekian banyak musik tradisional yang pernah dikenal di daerah ini, banyak yang telah punah dan tidak pernah lagi dimainkan. Ada musik instrumental yang berasal dari luar daerah yang juga telah merakyat seolah-olah musik asli daerah, misalnya : gambus, rebana, kulintang dan lain-lain. Alat musik tradisional sebagai permainan rakyat, antara lain :

KANTUNG
Terbuat dari tempurung kelapa sebagai resonansi, diberi berdawai satu dan dimainkan sebagai pelepas rindu. Termasuk alat petik. Pemetik biasanya membuka baju, karena resonansi tempurung diletakkan dekat perut agar bunyi bergaung.

RABABO
Dapat disamakan dengan rebab di daerah lain. Alat musik gesek, juga resonansinya tempurung, berdawai satu, dimainkan dengan menggesek.

TANTABUA
Dibuat dari seruas bambu, kulitnya dijadikan sebagai dawai yang lebarnya kira-kira 1 cm. Dekat dawainya dibuat lubang
sebesar 3 x 3 cm, lalu dipukul dengan sepotong kayu atau bambu.

Bansi/Tualing
Bambu berlubang satu dan empat. Ditiup pada ujungnya untuk melagukan odenon, bondit, tolibag dan lain-lain. Sebagai pengisi waktu sengggang, di dangau di tengah ladang padi yang sedang menguning atau di tempat-tempat lain waktu istirahat.

OLI OLI
Dibuat dari kulit pelepah enau hutan, pakai lidah-lidah, pada ujung kiri diikatkan tali penahan dan pada ujung kanan tali yang ditarik-tarik agar lidahnya bergetar dan meninmbulkan bunyi. Dimainkan di depan mulut menganga sebagai resonansinya.

DADALO
Adalah dua kerat bambu kering ukuran 15 x 3 x 1/2 cm, dimainkan dengan tangan kanan (diantara jari-jari) yang berfungsi
sebagai alat perkusi (mengatur irama).

BONSING
Dibuat dari bambu sedang atau besar, berbuku satu di ujung dan dibuat dua pancungan (bonsing) pada ujung lain. Bonsing dipukul-pukulkan pada telapak tangan atau di lutut, juga dimainkan
sebagai pengiring perkusi.

BOLONTUNG
Dari bambu satu atau beberapa ruas, berbuku pada satu ujung dan terbuka pada ujung lain. Nada-nada tinggi atau rendah terdengar bila pangkal bambu itu
dihentakkan pada tanah, menurut panjang pendeknya ruas dan menurut besar kecilnya bambu.

GIMBAL
Dari kayu kolong, kedua ujungnya ditutup dengan kulit kambing atau sapi, lalu dibunyikan dengan cara menabuh pada kulit. Gimbal biasanya bulat panjang sampai satu meter. Ditabuh mengiringi tari tayok.

GANDANG
Juga dari kayu bolong, lebih pendek dari gimbal, dan hanya satu ujungnya yang ditutup dengan kulit. Ditabuh untuk mengiringi tari mosau dan tari tuitan.

GULINTANG
Dari kayu bulat sebesar pergelangan tangan dibelah dua, lalu digantung dan ditabuh dengan sepotong kayu. Setiap kerat kayu menimbulkan nada yang berbeda-beda, sehingga dapat dimainkan sebagai alat musik melodi.

KULINTANG
Dari logam (bahan import) perangkatnya terdiri dari mungmung 5 sampai 7 buah berderet, gandang 1 atau 2 buah,
golantung 1 buah. Dimainkan dengan mengetuk, biasanya pada pesta nikah kaum ningrat atau pada penjemputan tamu terhormat

Disamping alat-alat musik
tradisional, juga terdapat alat musik transisi, yang berasal dari luar daerah antara lain :

Bullet Gambus
Perangkatnya terdiri dari gambus, ruas 2 buah atau lebih. Gambus dipetik sambil melagukan pantung mengiringi tari dana-dana.

Bullet Rebana
Dimainkan untuk mengiringi tari hadrah atau zamrah, zikir, buruda, dan lain-lain kesenian yang berhubungan dengan agama Islam.

Juga terdapat alat musik modern atau kreasi baru yang banyak digemari dan populer dalam kehidupan seni masyarakat, antara lain :

1. Musik bambu
Terdiri dari musik tiup bambu seng dan musik tiup bambu klarinet. Perangkatnya terdiri dari : alat tiup melodi, yaitu suling kecil, sedang, klarinet, saxofon. Alat pengiring harmonis seperti : korno c, e, g, piston, selo atau tuba, contrabas. Alat bantu pengiring seperti : trombon, overton. Alat pengiring ritmis seperti : trom sedang, trom besar, dilengkapi cimbal.

2. Orkes Biola
Perangkatnya terdiri dari : fluit, biola, selo, yukelele, banyo, contrabas atau stringbas, gitar. Biasanya dimainkan mengiringi lagu-lagu keroncong.

3. Kolintang Kayu
Dikreasikan dari musik tradisional. Perangkatnya terdiri dari : melodi 1 buah, pengiring yukelele 2 buah, pengiring gitar 2 buah, pengiring banyo 1 buah, pengiring selo 1 buah dan bas 1 buah. Satu unit biasanya terdiri dari 7 kotak.

4. Band Mutahir
Perangkatnya terdiri dari : melodi gitar, bas gitar, gitar ritmis atau harmonis, drum set, keyboard atau organ. Sering dilengkapi dengan trompet, saxafon, trombon dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s