Gak Pulang Semalaman


Ceritanya sih gue mau beli hp pas tahun baru kemarin, dan ngajak ayah gue untuk nganterin. Tapi pas gue mau ngajak, eh mala ada tamu dan tamu-nya itu gak pulang-pulang sampai jam 9 malam. Gue pun mulai resah, jadi gak malam ini gue beli hp? Karena tekad gue yang sangat kuat ingin membeli hp baru, maka setelah tamu tadi pulang. Gue langsung mengajak ayah gue untuk nganterin gue beli hp, tapi ayah gue gak mau dan bilang bahwa ini sudah malam, takutnya gak dapat angkot nanti saat pulang.

Gue pun maksa agar pergi dengan membawah motor, tapi ayah gue gak mau karena takut hilang diambil orang. Karena gue-nya maksa terus akhirnya ayah gue mau juga nganterin. Kami pun jalan kaki dari Liberia ke Modayag untuk mencari angkot. Di Modayag, setelah beberapa menit menunggu akhirnya kami pun dapat angkot dan langsung menuju ke Kotamobagu.

Hanya sekitar 20 menit perjalanan kami pun langsung sampai di Kotamobagu dan langsung mencari toko hp yang masih buka. Pada malam itu kalau gak salah hanya 2 toko hp yang buka, dan di ke-2 toko tersebut tidak ada hp yang cocok untuk gue beli. Terus ayah gue nyaranin untuk mencari apakah masih ada lagi toko yang buka? Setelah muter-muter akhirnya nemuin 1 lagu toko yang masih buka, namun pas kami masuk pegawai toko tersebut berkata bahwa toko kami sudah tutup, padahal toko tersebut masih buka lho! tapi entah mengapa kok dia bilang sudah tutup?

Karena sudah gak ada satu pun toko hp yang buka, maka dengan kecewa gue mutusin untuk kembali pulang ke rumah. Tapi sialnya waktu kami mau pulang kami tidak dapat menemukan satu pun angkot yang kosong, jadi kami mutusin untuk berjalan kaki sampai di Kotobangon yang jaraknya tuh hampir 1km sambil lihatin angkot kalau ada. Karena sudah malam dan gak ada angkot ayah gue mutusin untuk naik bentor, tapi saat tanya harganya tuh mahal banged yaitu Rp. 200.000 karena terlalu mahal gak jadi deh kami naik bentor, dan masih berharap semoga masih ada angkot yang lewat.

Setelah berjalan cukup jauh kami pun berhenti di perempatan Kotobangan sambil berharap semoga masih ada angkot yang lewat? Malam pun semakin larut dan tiba saatnya pergantihan tahun baru 1/1/2013 suasana riuh pun di mulai, banyaknya petasan seakan mengotori langit dan suaranya membuat kuping menjadi berdengung. Jalanan sangat ramai pada malam itu, tapi tak sesuai dengan perasaan hati gue yang kacau, galau, dan merasa jengkel karena gak bisa pulang rumah.

Sekitar jam 2 malam, suara petasan pun mulai sedikit terdengar, jalanan pun mulai sepi, tetapi kami pun belum bisa pulang karena belum dapat angkot. Sekitar jam 3 kami bertemu dengan tiga orang yang juga gak dapat angkot, kami lalu berkenalan dan mulai ngobrol-ngobrol ringan. Karena sudah larut malan dan sepi kami pun memutuskan untuk mencari mesjid terdekat untuk beristirahat.

Setelah berjalan sekitar 200 meter kami akhirnya menemukan mesjid dan langsung tidur di teras mesjid tersebut. Pada malam itu jujur gue gak bisa tidur karena pikiran gue gelisa, udara yang sangat dingin, dan ditambah lagi banyak nyamuk..

Jam 4 pagi pun gue masih terjaga sambil menyesal dengan segenap penyesalan, mengapa coba gue sampai jadi kayak gini? Beberapa saat kemudian pun hari mulai pagi dan kami pun bergegas mencari angkot. Tak lama menunggu kami pun medapat angkot dan langsung pulang ke rumah..

Hal ini sungguh menjadi pengalaman paling gila dalam hidup gue, seumur-umur baru kali ini gue mengalami hal tersebut. Gak tidur semalaman, perut lapar, yang dicari gak dapet, kedinginan dan kulit pun gatal-gatal di serang nyamuk. haha..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s