Apakah Dunia Itu Adil?


image

Coba anda bayangin apakah dunia itu adil? Misalnya saja ada seorang anak yang terlahir beruntung, katena ayahnya adalah orang yang sangat kaya raya. Apapun bisa dibeli. Sedangkan ada juga anak yang terlahir di bawah kolong jembatan yang sangat kotor dan bau. Tentunya anak yang terlahir sebagai anak orang kaya akan lebih berpeluang untuk mendapatkan hidup yang bahagia daripada anak yang lahir di kolong jembatan. Ada juga orang yang terlahir sangat ganteng/cantik, tentu saja sangat mudah menemukan pasangannya. Tetapi berbanding terbalik dengan orang yang dilahirkan sangat jelek, maka orang tersebut akan susah mendapatkan pasangannya. Mengapa kita tidak dilahirkan dalam keadaan yang sama? mengapa harus ada perbedaan? Mengapa perbedaan itu menyakitkan?

Perbedaan memang sangat menyakitkan. Tapi apakah kita harus berdiam diri dengan semua itu? Atau hanya pasrah terhadap takdir yang sangat menyakitkan itu? Dunia memang tidak adil bagi mereka yang hidupnya susah, tetapi hidup itu terasa sangat adil bagi mereka yang hidupnya serba tercukupi. Itulah yang dinamakan hidup itu relatif. Banyak cara untuk dapat mengatasi hal tersebut diantaranya kita harus selalu berdoa kepada Allah, karena sesunggunya Allah itu maha pemberi. Jangan pernah menyalakan takdir, tetapi ubalah takdir kita menjadi lebih baik. Senantiasa bersandar dan berserah diri kepada Allah.

Bagaimana caranya agar kita yakin dan bersandar diri kepada Allah? Caranya mudah kita analogikan saja misalnya: Bila kita bersandar di tembok, kemudian temboknya runtuh, apa yang terjadi? Maka yang terjadi adalah kita akan ikut terjatuh bersama tembok tersebut. Kemudian bila kita bersandar pada orang kaya, terus orang kaya tersebut bangkrut, maka kita juga akan ikut bangkrut. Lain halnya jika kita bersandar dan berserah diri kepada Allah maka amanlah kita karena Allah itu maha esa.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan cara senantiasa bersyukur kepada Allah. Karena dengan bersyukur Allah akan menambahkan rezeki kepada kita. Janganlah anda melihat ke atas, cobalah untuk melihat kebawah. Karena kalau kita melihat ke atas tidak akan pernah ada habisnya. Bila anda jelek lihatlah kebawah masih ada orang yang lebih jelek dari pada anda, bila anda merasa paling jelek lihatlah kebawah masih ada orang yang jelek dan miskin, bila anda jelek dan miskin cobalah lihat kebawah masih ada orang yang jelek, miskin dan bodoh. Jadi anda harus senantiasa bersyukur kepada Allah.

Bagaimana kalau kita kurang ganteng/cantik alias jelek dan kita bersyukur kepada Allah, apakah Allah akan membuat muka kita jadi tambah ganteng/cantik? Pertanyaan itu pasti muncul di benak kita. Lalu coba anda jawab pertanyaan ini, apa sih sebenarnya tujuan dari ganteng/cantik tersebut? Pasti anda menjawab untuk lebih mudah mendapatkan pasangan hidup. Bila anda senantiasa bersyukur Allah tidak akan merubah muka lho menjadi ganteng atau cantik, tapi Allah akan memudahkanmu mendapatkan pasangan hidup lho. Itulah cara Allah memberikan nikmatnya kepada kita, tetapi kita tidak menyadarinya.

Hal di atas sama juga halnya dengan kesehatan, kita akan menganggap kesehatan itu sangat berharga, jika kita sudah kehilangannya. Jadi sesunggunya kita masih bisa bernafas saja itu adalah karunia Allah yang patut kita syukuri. Lalu, apa yang membuat kita tidak bersyukur atas semua itu? Memang manusia itu tidak pernah puas apabila kebutuhan yang satu tercukupi maka akan timbul kebutuhan lain yang harus dicukupi. Itulah yang di sebut manusia makhluk hidup yang tidak pernah puas dan tidak akan pernah terpuaskan.

Dari uraian di atas masikah anda menganggap dunia ini tidak adil? Bila anda masih berfikir dunia ini tidak adil maka anda telah salah besar. Sekali lagi, jangan pernah menyalakan takdir tapi, ubahlah takdir anda seperti yang anda inginkan, jangan mudah menyerah dalam melakukan sesuatu bila anda menyerah ya sudah, selesai semuanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s