Desa Liberia


image

Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatu.. dan selamat pagi, siang, sore, malam tergantung bacanya hehe.. Pada kesempatan kali ini gue ingin memposting mengenai tempat tinggal admin dulu, yaitu Desa Liberia.

Desa Liberia merupakan desa yang terletak di kecamatan Modayag, kabupaten Bolaang Mongondow, provinsi Sulawesi Utara. Saat ini Desa Liberia terbagi menjadi tiga desa yaitu: desa Liberia Induk, Liberia Timur, dan Liberia Selatan atau di sebut juga desa Candi Rejo.

Di desa Liberia kualitas udaranya sangatlah bersih dan sejuk karena berada di pegunungan, tepatnya berada di kaki Gunung Ambang dan juga memiliki tanah yang subur yang sangat cocok untuk bercocok tanam. Mayoritas masyarakat di Liberia berpencarian di sektor pertanian kebanyakan di antaranya menanam Kopi, Padi, Tomat , dan berbagai macam jenis sayuran seperti Terung, Kangkung, dan Wortel. Tetapi ada juga masyarakat Liberia yang menjadi Penambang dan Peternak Ayam maupaun peternak Sapi.

Selain itu, di desa Liberia juga di perkirakan terdapat kandungan Gas Bumi yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Sudah beberapa kali penelitian tentang Gas Bumi itu di lakukan, dan yang paling besar dilakukan oleh PT Pertamina Indonesia.

PT Pertamina Indonesia mengadakan eksplorasi besar-besaran dengan cara membeli semua lahan milik masyarakat, yang kemudian akan dijadikan pembangkit listrik tenaga uap atau di lebih di kenal dengan nama Geothermal (Panas Bumi). Mungkin hampir sekiatar satu triliun dana yang dikeluarkan PT Pertamina Indonesia untuk membeli semua lahan milik masyarakat yang bersangkutan.

Sebagian besar masyarakat di Liberia adalah suku Jawa, itu disebabkan karena pada sekitar tahun 1900′an pemerintah Belanda membawa masyarakat dari pulau Jawa ke Modayag, Boltim untuk bercocok tanam di antaranya dengan membuka lahan-lahan baru untuk dijadikan perkebunan kopi. Sampai sekarang pun perkebunan kopi tersebut masih dapat ditemui di Liberia bagian utara.

Pada waktu itulah orang-orang jawa tersebut mulai menetap dan lama kelamaan menjadi sangat banyak dan ramai, sekitar tahun 1950 kependudukan masyarakat Liberia mulai terbentuk. Entah dari mana dan apa arti kata Liberia sampai saat ini belum diketahui.

Untuk saat ini Liberia dipimpin oleh bapak Ismail Sirun yang merupakan kepala desa di Liberia Induk. Yang pada sebelumnya dipegang oleh Bakhtiar Soedewo. Bapak Ismail Sirun ini merupakan orang yang mempunyai gilingan kopi dan padi. Bisa dibilang beliau adalah orang terkaya di Liberia.

Oh ya, hampir lupa di Liberia juga pernah membuat film pendek lho, berjudul “surga di telapak kaki ibu” walaupun filmnya agak aneh gitu, tapi film pendek ini asli buatan remaja masjid al-ikhlas desa Liberia. Pembuatan film ini bekerja sama dengan Gondrong Entertaiment dalam rangka memperingati isra mi’raj nabi Muhamad SAW. lihat film pendeknya di bawah ini. Check it out!

One thought on “Desa Liberia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s